
JAKARTA || Panggung internasional 2025 China (Indonesia) International E-Commerce Industry Expo (CIEIE) di Jiexpo Kemayoran menjadi saksi kolaborasi strategis, antara Remaja Inovatif Nusantara (RIN) bersama HIPMI – PT atau Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI).
Dalam sebuah seminar dan talkshow yang berlangsung di forum bergengsi tersebut, kedua entitas pemuda ini mengupas tuntas potensi inovasi untuk menopang agenda pembangunan berkelanjutan.
Dengan mengusung tema krusial, “INOVASI RIN, DALAM MENDUKUNG SDGS 9, POTENSI TEMBUS PASAR NASIONAL & INTERNASIONAL UNTUK PEMBANGUNAN EKONOMI BERKELANJUTAN,” diskusi ini menyoroti peran sentral pemuda dalam ekosistem ekonomi digital.
Fokus utamanya adalah bagaimana inovasi dapat menjadi motor penggerak industri, sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 9, yang mencakup industri, inovasi, dan infrastruktur..
Diskusi ini dipandu secara ahli oleh Siti Nur Asiah Jamil, selaku Pendiri Remaja Inovatif Nusantara, yang bertindak sebagai moderator. Turut hadir sebagai narasumber utama, Rocky Bayu Kamajaya, yang menjabat sebagai Ketua HIPMI PT IUQI. Rocky Bayu memaparkan berbagai perspektif dan strategi praktis bagi wirausahawan muda (student entrepreneurs) untuk dapat bersaing di pasar yang kompetitif.
Kehadiran kedua organisasi pemuda ini di forum internasional CIEIE 2025 menegaskan kapasitas dan kesiapan talenta muda Indonesia untuk berkontribusi secara nyata di pasar global.
Kolaborasi ini diyakini bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan sebuah langkah awal yang signifikan untuk membuktikan bahwa inovasi yang digerakkan oleh pemuda adalah kunci fundamental untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, baik di kancah nasional maupun internasional.
Penulis : M. Ilyas
Editor : Mohamad Ilyas








